“Kami sangat menyambut baik pembangunan gedung perkantoran ini untuk mengoptimalisasi aset yang dimiliki. Semoga ini bisa semakin memacu kinerja PT Jaswita Jabar,” ujar Kepala Bagian (Kabag) Usaha Milik Daerah dan Koperasi, Usaha Kecil (UMD KUK) Biro Sarana Perekonomian, Investasi dan Badan Usaha Milik Daerah Pemprov Jabar, Hj. I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati saat ditemui usai pelaksanaan groundbreaking pembangunan gedung perkantoran di Jalan Lengkong 135-137 Kota Bandung, Kamis (12/4/2018). Selain meningkatkan kinerja, lanjutnya, keberadaan gedung perkantoran ini pun bisa meningkatkan pendapatan PT Jaswita Jabar. Untuk itu, pihaknya pun akan mendukung penuh proses optimalisasi aset yang dimiliki PT Jaswita. “Dengan pembangunan gedung ini, apa yang menjadi tujuan pendirian BUMD pun bisa tercapai yang akhirnya bermuara pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jabar. Kalau terkait penambahan penyertaan modal, kami saat ini sedang melakukan pembahasan untuk anggaran perubahan,” tegasnya. Selain optimalisasi aset tanah lapang di Jalan Lengkong Besar 135-137 dengan pembangunan gedung perkantoran, pihaknya pun sedang melakukan proses optimalisasi untuk beberapa aset lain di wilayah Kota Bandung. Seperti gedung Palaguna, aset di Jalan Dalem Kaum, serta aset tanah di Jalan Kiaracondong. “Saat ini, optimalisasi aset tersebut masih dalam proses perizinan dan kami sudah berkomunikasi intens dengan pihak Pemkot Bandung. Untuk yang di Palaguna rencananya akan dibangun hotel dan yang di Kiaracondong akan dibangun apartemen komersial dan subsidi. Kita targetkan dalam dua sampai tiga bulan ke depan bisa selesai,” tambahnya. Dengan perubahan status dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT), lanjutnya, PT Jaswita Jabar pun bertekad untuk meningkatkan penambahan perusahaan serta pendapatan asli daerah (PAD) bagi Provinsi Jabar. Pasalnya, saat masih berbentuk PD terdapat beberapa kendala dalam proses bisnis.